Tampilkan postingan dengan label Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Islam. Tampilkan semua postingan

Kamis, 18 Juni 2009

Hukum Waris dalam Islam


Hukum mengenai warisan,...?
Apa ini sebuah fatamorgana, atau kah kenyataan,.....?
Sesungguhnya, hal inilah yang menceburkan seorang Muslim dalam kehinaan di mata Allah.
Adalah sebuah amanah bagi yang masih hidup. Sebuah amanah yang tidak dapat disepelekan. Baik oleh siapapun juga dimuka bumi ini. Waris adalah sebuah ganjalan manusia melangkah ke surga,...Benarkah? YAAAA!!!
Seorang umatNya yang dapat menjaga dan melestarikan amanah ini, niscaya orang tersebut mendapatkan posisi yang terhormat di mata Allah.
Ada kisah dalam hidup saya, khususnya istri saya. Tidak dapat saya gambarkan secara detail(Baca dan download di halaman berikut. Inilah yang membuat hati saya tergerak untuk mencari informasi sebanyak-banyaknya, baik dari kyai, ulama, ustad, maupun dari bang google. Semua saya rangkum dalam halaman berikut.
Namun, ada satu hal yang membuat saya 'melek' akan hal ini. Ya,....buku ini. Anda dapat mempelajarinya seksama. Tidak ada salahnya mempelajari. Toh, dapat pahala.
Ciri-ciri orang mukmin adalah dia tidak berhenti untuk mencari kebenaran dan ilmunya Allah SWT. Dan selalu percaya akan hal-hal yang tidak mungkin menjadi mungkin.
Subhanallah.

Download

Iman dan Islam

Iman adalah nilai ketakwaan kita kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW.
Iman juga yang menentukan masa depan kita setelah kematian datang.
Baca dan simak dalam-dalam apa yang terkaji dalam isi buku ini.
Semoga anda dapat mencari hikmahnya. Tapi, jangan sekali-kali percaya 100% akan isi dalam buku ini. Mintailah keterangan dan penjelasan pada ahlinya. Bahwasanya manusia tidak luput dari dosa dan marabahaya.

Download

Sejarah Islam Nusantara

Suatu ketika saya berpikir, apa yang sebenarnya terjadi pada islam pasca wafatnya Rasulullah SAW. Maka dari itu, saya mencoba mencari informasi lengkap dari internet, kyai, ulama, dikota saya. Setelah itu, saya mencoba untuk menulisnya dengan hati-hati.
Saya senang, gembira, menangis, dan sangat terharu. Untuk para calon Mukmin, carilah sebanyak mungkin informasi dan ilmu yang bisa anda pertimbangkan kembali iman anda.
Dan janganlah engkau terburu-buru untuk selalu mengklaim ini lah yang benar. Bahwasanya, kebenaran itu ada pada hati kita masing-masing. Mencoba bijak kepada aliran dan agama yang dianut oleh orang lain. Janganlah selalu merasa benar. Sebelum kita benar-benar yakin kebenaran itu datang dai Allah, bukan dari satu atau dua pihak yang belum tentu dapat menjamin kita masuk surga.
Download informasi ini. InsyaAllah dapat berguna bagi anda.

Download

Senin, 08 Juni 2009

Ilusi Negara Islam



Gerakan garis keras transnasional di Indonesia terdiri dari kelompok-kelompok di dalam dan di luar institusi pemerintahan/parlemen yang saling mendukung untuk mencapai agenda bersama mereka. Bahaya paling jelas adalah identifikasi Islam dengan ideologi Wahabi/Ikhwanul Muslimin yang sangat ampuh membodohi umat Islam. Mereka menyusup ke bidang-bidang kehidupan bangsa Indonesia, terutama ormas-ormas Islam moderat, institusi pendidikan dan pemerintahan; dan dengan dalih membela dan memperjuangkan Islam, melakukan cultural genocide untuk menguasai Indonesia. Formalisasi agama (baca: Islam) yang mereka lakukan hanya dalih untuk merebut kekuasaan politik.

Merespon gerakan ini, PP. Muhammadiyah menerbitkan SKPP Nomor 149/Kep/I.0/B/2006 untuk menyelamatkan Persyarikatan dari infiltrasi partai politik seperti PKS. Nahdlatul Ulama juga mengeluarkan fatwa bahwa Khilafah Islamiyah tidak mempunyai rujukan teologis baik di dalam al-Qur’an maupun Hadits. PBNU mengingatkan bahwa ideologi transnasional berpotensi memecah belah bangsa Indonesia dan merusak amaliyah diniyah umat Islam

Ketegangan kelompok moderat dengan gerakan garis keras adalah manifestasi perseteruan al-nafs al-muthmainnah dengan hawa nafsu. Pengetahuan yang terbatas membuat hawa nafsu tidak mampu membedakan antara washîlah (jalan) dari ghâyah (tujuan), dalam memahami Islam pun kerap mempersetankan ayat-ayat lain yang tidak sejalan dengan ideologinya. Hal ini juga mencerminkan hilangnya daya nalar dalam beragama.

Buku hasil penelitian selama lebih dari dua tahun ini mengungkap asal usul, ideologi, dan agenda gerakan garis keras transnasional yang beroperasi di Indonesia, serta rekomendasi membangun gerakan untuk menghadapi dan mengatasinya secara damai dan bertanggung jawab.

ebook from digibookshare.blogspot.com

download

Sejarah Islam Sesudah Rasulullah SAW

Baiknya anda menyimak kembali tentang apa yang telah terjadi pasca Rasulullah SAW wafat.
Download

SIrah Nabawiyah

Buku yang sampai saat ini adalah buku terbaik dalam hidupku ini.
Sirah Nabawiyah

Kehadiran Islam di Balkan

Balkan merupakan kawasan kedua yang menerima kedatangan Islam di Eropa Selatan selepas Andalusia Spanyol, dengan perbedaan bahwa tidak ada lagi sisa perabadan Islam yang agung di Andalusia selain bangunan-bangunan megah dengan ciri Islam dan sejumlah kecil muslimin di kawasan ini. Sedangkan di kawasan Balkan, umat Islam hadir secara mencolok. Mayoritas warga Balkan etnis Albania adalah muslimin. Demikian juga umat Islam merupakan bagian terbesar dari penduduk Bosnia Herzegovina. Sementara itu di negara-negara lain kawasan Balkan, minoritas umat Islam masih cukup berperan mencolok di tengah penduduk negara-negara tersebut. Islam senantiasa menjadi dasar transformasi di kawasan ini, setelah imperium Utsmani memasuki kawasan Balkan.

Sejarah Islam memasuki Balkan, banyak sekali mengalami distorsi, sehingga tergambarkan seolah-olah penduduk kawasan ini menerima Islam karena paksaan dan di bawah ancaman pedang para penguasa Utsmani. Di sebagian buku sejarah Eropa, kehadiran Islam di Balkan
dikatakan sebagai hasil dari persaingan agama dan politik berbagai etnis yang tinggal di kawasan ini. Analisa tentang sejarah masuknya Islam ke daratan Eropa seperti ini, sebenarnya merupakan pengabaian peran nilai-nilai Islam yang mulia dan karya peradabannya yang sangat berharga
dalam menarik bangsa Eropa selatan ini ke dalam agama Islam.

Tentu saja, dari para penulis barat, tidak dapat diharapkan lebih daripada yang demikian itu. Karena setiap kali mereka berusuran dengan Islam dan peradaban Islam, maka mereka selalu berusaha menampakkan agama Islam dan muslimin dalam wajah yang kejam, fanatik buta, penuh khurafat dan sesat. Cara-cara seperti itu juga digunakan dalam politik zaman sekarang, dalam bentuk propaganda berbagai media massa untuk mendiskreditkan Islam dan muslimin.

Jika rakyat Eropa Selatan memeluk agama Islam lewat paksaan dan pedang kesultanan
Utsmani, kini setelah lebih dari satu setengah abad dari keluarnya tentera imperium Utsmani dari kawasan Balkan dan munculnya negara-negara baru, sudah tentu tidak akan ada lagi
peninggalan Islam yang tersisa di kawasan ini. Tetapi realitas membuktikan bahwa Islam sampai saat ini masih merupakan bagian dari milik orang-orang Albania dan Bosnia. Umat Islam Bosnia
telah dibunuh secara massal dalam pembunuhan etnis oleh orang-orang Serbia pada tahun- tahun 1992-95, hanya karena mereka masih mempertahankan keterikatan mereka dengan
agama Islam.

Jika rakyat Bosnia beraga Kristen, sudah pasti orang-orang barat tidak akan tinggal diam selama tiga setengah tahun menyaksikan pembunuhan massal puluhan ribu warga Bosnia, dengan cara- cara yang sedemikian tragis. Tetapi bagaimana caranya rakyat Balkan mengenal Islam? Dalam
hal ini sejumlah faktor, baik geografi, sejarah, agama, politik, ekonomi dan sosial, dapat disebutkan sebagai alasannya, yang semua itu tidak terbatas hanya karena pengembangan
Islam oleh pemerintahan Utsmani. Dalam kesempatan ini kami ingin berbicara tentang berbagai faktor masuknya Islam ke kawasan Balkan.

Posisi geografis Balkan merupakan salah satu faktor utama dan yang membuka peluang pengenalan rakyat Balkan kepada agama Islam. Pengenalan mereka kepada Islam ini bermula dari sebelum perluasan imperium Utsmani ke Eropa selatan di abad ke-15 Masehi. Keberadaan
kawasan Balkan diantara negara-negara Islam dan Romawi Kristen merupakan peluang pertama pengenalan rakyat di kawasan ini dengan umat Islam lewat perdagangan. Perdagangan kaum Iliri penduduk Balkan dengan umat Islam Arab, Persia dan Turki merupakan kesempatan kehadiran
para pedagang muslim di kota-kota pelabuhan laut Adriatik bahkan ke kawasan yang lebih jauh dari pantai laut ini. Kepingan uang emas dan perak Arab yang telah ditemukan oleh para
arkeolog dan kisah perjalanan yang telah ditulis pada era ini membuktikan hal tersebut. Pada masa lalu transaksi jual beli merupakan tujuan pertama para pedagang. Para pedagang muslim telah ikut membawa budaya dan pandangan baru bersama mereka. Hal ini terjadi ketika

sejumlah muslimin menempati kota-kota pelabuhan di kawasan Balkan dan dengan berlalunya zaman, jumlah mereka semakin bertambah dan meninggalkan pengaruh pada masyarakat setempat.

Kondisi politik dan agama yang dimiliki oleh rakyat Balkan, ikut memainkan peran dalam menarik mereka kepada agama Islam. Bangsa yang paling lama sekali tinggal di Balkan ialah kaum Iliri. Pada abad keenam dan ketujuh Masihi, orang-orang Slowakia telah datang ke kawasan tersebut. Kedatangan orang-orang Slowakia ke Balkan dan upaya mereka untuk menegakkan agama
Kristen telah menyebabkan timbulnya banyak pemberontakan dan peperangan. Sebagian besar dari bentrokan ini, labih banyak diwarnai oleh sentimen keagamaan daripada sentiman etnis dan sebagai dampak dari pemaksaan agama Kristen.

Ketidakmampuan imparium Romawi Byzantium dalam mengatasi pemberontakan bangsa Slowakia, Barbar dan Bulgariun telah menjadikan kawasan Balkan sebagai kancah banyak pertempuran antara berbagai etnis yang berada di kawasan ini dari satu sisi, dan dengan tentara Romawi dari sisi lain. Kondisi ekonomi yang buruk, tekanan agama dan perang yang tidak berkesudahan telah menjadi lahan penerimaan agama yang memiliki ajaran keadilan, persamaan, anti kezaliman dan yang berdasarkan keyakinan kepada keesaan Tuhan, yang tidak terdapat pada agama-agama lain.

Imperium Utsmani dalam kondisi ekonomi, politik dan agama yang buruk ini, selepas keruntuhan imperium Romawi Byzantium memperluas kekuasaannya sampai pintu-pintu gerbang Wina.
Perang-perang berdarahpun terjadi antara tentera Utsmani dengan orang-orang Serbia, yang kini dianggap oleh orang-orang serbia sebagai sejarah kepahlawanan mereka. Dengan kemenangan tentera Ustmani, bermulalah imigrasi berbagai kelompok Kristen ke arah kawasan utara Balkan.
Imigran ini berlaku dimana sebagian besar penduduk kawasan tersebut telah memeluk agama
Islam dan banyak dari mereka memilih untuk tinggal di samping umat Islam, meski sebagai pengungsi.

Perselisihan sejarah terpenting antara cendikiawan Serbia dengan cendikiawan Muslim di
kawasan Balkan, khususnya kawasan Kosovo dan Bosnia Herzegovina, adalah dalam hal bahwa apakah umat muslimin yang ada saat ini, merupakan penduduk asli kawasan ini ataukah mereka
ini merupakan imigran muslim atau orang-orang yang terpaksa memeluk agama Islam di bawah pemerintahan Utsmani? Orang-orang Serbia percaya bahwa merekalah penduduk asli Kosovo
dan umat Islam merupakan perampas tanah air mereka. Padahal orang-orang Albania, sama
seperti saudara mereka orang-orang Bosnia, meyakini bahwa asal keturunan mereka adalah dari bangsa Iliri pada dua ribu tahun lalu, hanya saja mereka telah mengubah agama mereka.

Hal yang diyakini dari sudut pandang sejarah ialah bahwa pemerintah Utsmani sejak awal abad
ke 15 hingga awal abad ke 20 memerintah sebagian besar dari tanah Balkan dengan penuh kekuatan dan meninggalkan pengaruh yang mendalam di kawasan ini dari sisi sosial. Sebelum menggunakan kekuatan untuk menaklukkan kawasan-kawasan Kristen, pemerintah Utsmani
telah memanfatakan sistim ekonomi dan perpajakan Islam dalam rangka mendorong kaum Kristen ke dalam agama Islam. Dengan cara ini banyak sekali keluarga Kristen yang telah memeluk agama Islam.

Pada era ini, pemberontakan-pemberontakan serbia yang mendapat dukungan dari kekuatan- kekuatan yang berkuasa di Eropa telah ditumpas dan pada sebagian besar tanah jajahan pemerintah Utsmani di kawasan Balkan, di sepanjang tiga abad yakni hingga awal abad ke 19, merupakan sebuah periode yang dipenuhi dengan kegemilangan ekonomi serta perkembangan peradaban dan budaya Islam. Banyak sekali buku dan pusat-pusat agama yang menjadi peninggalan pada periode ini yang merupakan tanda perkembangan ilmu dan sastra kaya Islam
di kawasan ini.

Minggu, 07 Juni 2009

Dajjal dan Yajuj Wa Majuj

Sejarah Islam telah bergulir cukup lama, pasca wafatnya Nabi SAW. Islam bergulir cukup pesat pada saat itu. Hingga dapat menguasai Andalusia (Spanyol Selatan) hingga Mongol dan Usbekistan (Uni Soviet Barat). Namun, pasca perang salib pada abad 13 Masehi. Islam seakan mundur setahap demi setahap hingga kekuasaan barat menguasai dunia.
Sesungguhnya, telah diketahui, inilah awal dari Dajjal merajalela dimuka bumi ini. Seiring dengan terbentuknya era kekuasaan baru yang lebih mengedepankan kepentingan duniawi.
Sadar ataupun tidak, segalanya telah berubah.
"Ia (Dajjal) akan menyembuhkan orang buta, orang sakit lepra, dan menghidupkan orang mati." (Kanzul-'Ummal, jilid VII Halaman. 2080).
Dimaksud daripada hal tersebut diatas, adalah bahwa ia (dajjal) dapat menyembuhkan penyakit yang tak dapat disembuhkan, seakan-akan Dajjal dapat menghidupkan orang mati.
Karena dengan kemajuan yang luar biasa ini, bangsa Dajjat berpikir bahwa mereka lebih unggul dari bangsa-bangsa lain di dunia; pengakuan mereka memiliki kekuatan yang luar biasa ini, hampir tak ada bedanya dengan pengakuan sebagai Tuhan. Selain itu, kemajuan-kemajuan mereka di lapangan kebendaan, menyesatkan manusia dari segi kehidupan rohani.
Baca ulasan lebih lanjut, di
Download